Berkhabar: berita ringkas, tenang dan dapat dipercaya.
BerkhabarMasuk

Lingkungan

PM2.5 Asap Karhutla Tembus 288 di SingapuraApa Artinya bagi Kesehatanmu?

Oleh Redaksi Berkhabar ·

Intinya

  • Partikel PM2.5 per jam di Singapura bagian barat mencapai 288 pada 14 Oktober 2026, tertinggi sejak 2015.
  • Masker bedah dan masker kain tidak efektif menyaring PM2.5; respirator seperti N95 lebih direkomendasikan.
  • Menurut WHO, sekitar 68% kematian dini akibat polusi udara luar ruang disebabkan penyakit jantung iskemik dan stroke.

Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia ikut membuat kualitas udara Singapura memburuk ke level terparah sejak 2015. Pada 14 Oktober 2026, bacaan PM2.5 rata-rata satu jam di Singapura bagian barat mencapai 288 mikrogram per meter kubik, level sangat tinggi menurut Badan Lingkungan Nasional Singapura (NEA). Partikel sehalus ini bisa masuk jauh ke paru-paru, dan masker yang biasa kamu pakai ke kampus umumnya tidak bisa menahannya.